Gunungkidul (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menganggarkan dana sebesar Rp13,4 miliar untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2010.
"Kami telah memulai tahapan pelaksanaan pilkada Gunungkidul 2010. Untuk tahapan awal membentuk panitia pengawas dan melakukan sosialisasi. Kami memperkirakan dana yang dihabiskan untuk pembiayaan seluruh tahapan pelaksanaan pilkada mencapai Rp13,4 miliar," kata Ketua KPU Gunungkidul Sukimin di Wonosari, Kamis.
Ia mengatakan, dana penyelenggaraan pilkada digunakan untuk membiayai seluruh tahapan dan pemilihan bupati dan wakil bupati Gunungkidul hingga pelaksanaan pilkada dua putaran.
"Kami akan mengadakan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk membahas kebutuhan anggaran pelaksanaan pilkada, hal itu dilakukan untuk menyatukan pemahaman antara KPU dan pemerintah daerah," katanya.
Menurut dia, biaya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah, sebagian besar tersedot untuk membayar honorarium panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). Kemungkinan besar honor PPK dan PPS ini disamakan dengan honor saat pelaksanaan pemilu.
"Saat ini KPU Gunungkidul sedang mempersiapkan akta hibah untuk memperoleh dana penyelenggaraan pilkada dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul," katanya.
Ia menjelaskan KPU Gunungkidul telah memulai tahapan pelaksanaan pilkada, yakni diawali dengan pembentukan panitia pengawas pemilihan umum (panwaslu) pilkada Gunungkidul 2010.
"Pembukaan pendaftaran panwaslu dilaksanakan pada pekan ini, yakni dimulai Senin (2/11) hingga Sabtu (7/11). Setelah melakukan seleksi, maka enam pendaftar yang lolos akan diserahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), selanjutnya Bawaslu akan menetapkan tiga anggota panwaslu pilkada Gunungkidul 2010," katanya.
Menurut dia, daftar pemilih sementara (DPS) yang akan digunakan pada pilkada Gunungkidul berasal dari daftar pemilih tetap (DPT) pemilu presiden. Hal itu sesuai dengan perintah undang-undang bahwa DPS pilkada diambil dari DPT pemilu.
"Pelaksanaan pemungutan suara tahap I akan dilaksanakan pada 23 Mei 2010, apabila pilkada harus diselesaikan hingga tahap II maka pelaksanaanya akan berlangsung pada 25 Juli 2010," katanya
