Jakarta (ANTARA) - Kesebelasan Persema Malang mewasdai kebangkitan Persitara Jakarta Utara pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Minggu (8/11).
Pelatih Persema Malang Subangkit di Jakarta, Sabtu mengatakan, setiap klub bermain di kandang akan berusaha bermain semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan.
"Setiap bermain di luar kandang kami mentargetkan harus mampu memperoleh poin, begitu juga saat lawan Persitara," katanya usai mencoba lapangan.
Persema Malang bertanding melawan Persitara tanpa bisa tampil dengan "full team". Dua pemain belakang yaitu Aries Budi Prasetyo dan Munhar dipastikan tidak turun akibat mengalami cedera.
Guna mengisi posisi dua pemain tersebut mantan pelatih Persekabpas Pasuruan itu telah menyiapkan pemain alternatif di antaranya menarik Kasan Soleh maupun Jainal Ichwan ke lini belakang .
"Persitara banyak memiliki banyak pemain baru baik lokal maupun asing. Itu juga harus diwaspadai," katanya menambahkan.
Persitara Jakarta Utara pada pertandingan kandang pertama ini akan diperkuat lima permain asing yaitu Lasdislas (Kanada), Ernesto Brumhoso (Portugal), Prince Kabir Bello (Nigeria) serta dua pemain asal Iran yaitu Vali K dan Arsfhin.
Sementara itu salah satu pemain asing Persema, Brima Pepito Sanusie, optimistis Laskar Ken Arok mampu meraih poin maksimal saat menghadapi Persitara Jakarta Utara.
"Persema "win". Kami sudah siap bertanding," kata pemain yang berasal dari Sierralone Afrika itu.
Menurut dia, meski optimistis menang, mantan pemain Persiba itu khawatir kepemimpinan wasit akan berpihak pada tim tuan rumah.
Persema Malang pada klasemen ISL 2009/2010 berada pada posisi keenam dengan mengumpulkan enam poin. Pertandingan melawan Persitara merupakan pertandingan yang keenam.
Sebelumnya Persema kalah dari Persija 1-3, menang atas PSPS Pekanbaru 3-2, kalah dari Persisam Samarinda 0-1 dan menang atas Bontang FC 2-1.
