Berita Ekonomi

S&P Tolak Naikkan Peringkat RI Karena Politisasi Kasus Century

S&P Tolak Naikkan Peringkat RI Karena Politisasi Kasus Century
detikcom - 32 menit lalu

Lembaga pemeringkat, Standard &; Poor's (S&;P) dikabarkan menolak untuk menaikkan peringkat Indonesia karena politisasi kasus bailout Bank Century. Politisasi bailout tersebut dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian di Indonesia. Selengkapnya »

  • IHSG Jauhi Level 2.500

    IHSG Jauhi Level 2.500

    detikcom - 52 menit lalu

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menguat di awal-awal sesi akhirnya berbalik arah menjelang penutupan sesi I. Saham-saham unggulan belum mampu bangkit meski bursa-bursa regional sudah rebound. Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat menembus level 2.500, tepatnya di level 2.503,609. Namun tekanan terus datang sehingga IHSG sempat berada di titik terendahnya pada 2.481,235. Pengumuman PDB Indonesia yang tumbuh 4,5%% selama tahun 2009 tak mampu membangkitkan gairah pasar. Pada perdagangan Rabu (10/2/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah 5,248 poin (0,21%%) ke level 2.484,237. Indeks LQ 45 melemah 1,211 poin (0,25%%) ke level 481,503. Sementara bursa-bursa regional cukup variatif, namun mayoritas sudah menguat. Indeks Shanghai menguat 18,18 poin (0,62%%) ke level 2.967,03. Indeks Hang Seng melemah tipis 7,40 poin (0,04%%) Indeks Nikkei-225 menguat 45,34 poin (0,46%%) ke level 9.978,24. Indeks Straits Times melemah 11,33 poin (0,41%%) ke level 2.733,69. Indeks Seoul melemah 0,48 poin (0,05%%) ke level 1.570,01.
    Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 46.816 kali pada volume 1.979 juta lembar saham senilai Rp 4,184 triliun. Sebanyak 56 saham naik, 65 saham turun dan 78 saham stagnan.

  • BCA Finance Tawarkan Bunga Obligasi 8,4-11%%

    detikcom - 52 menit lalu

    PT BCA Finance berencana untuk menerbitkan obligasi senilai Rp 500 miliar dan obligasi subordinasi Rp 100 miliar. Kisaran bunga yang ditawarkan antara 8,4-11%%. Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim dalam paparan publiknya, Rabu (10/2/2010) mengatakan, obligasi Rp 500 miliar ini akan diterbitkan dalam 5 seri yaitu:
    Seri A bertenor 15 bulan dengan kupon mengacu pada SUN seri FR0016 ditambah spread 110-160 bps. Jadi berkisar 8,4-8,8%% Seri B bertenor 24 bulan dengan kupon mengacu pada SUN seri FR0017 ditambah spread 110-160 bps. Jadi berkisar 8,7-9,2%% Seri C bertenor 36 bulan dengan kupon mengacu pada SUN seri FR0033 ditambah spread 125-250 bps. Jadi berkisar 9,3-10,5%% Seri D bertenor 42 bulan dengan kupon mengacu pada SUN seri FR0049 ditambah spread 135-250 bps. Jadi berkisar 9,6-10,7%% Seri E bertenor 48 bulan dengan kupon mengacu pada SUN seri FR0016 ditambah spread 150-250 bps. Jadi berkisar 9,8-10,8%% Sementara untuk obligasi subordinasi memiliki tenor 60 bulan dengan kupon mengacu kepad SUN seri FR0027 ditambah spread 150-250 bps atau berkisar 10-11%%.

  •  BI: BPD Masih Sulit Bersaing

    BI: BPD Masih Sulit Bersaing

    detikcom - 1 jam 2 menit lalu

    Bank Indonesia (BI) menilai Bank Pembangunan Daerah (BPD) masih belum bisa bersaing di dunia perbankan karena masih banyak kekurangan, terutama dari sisi permodalan.

  • BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 4,5%% di 2009

    detikcom - 1 jam 21 menit lalu

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2009 tercatat sebesar 4,5%% (yoy). Sementara pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2009 tercatat 5,4%%.

  • Tamatan SD Lebih Bisa Jadi Wirausaha Dibanding Sarjana

    detikcom - 1 jam 21 menit lalu

    Kementerian Pendidikan Nasional mencatat tren penciptaan lapangan kerja oleh para lulusan sekolah dasar (SD) lebih tinggi dari pada lulusan perguruan tinggi dan SLTA. Padahal lulusan pendidikan tinggi justru diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan menarik kesempatan kerja bagi orang lain.

  • PDB

    detikcom - 1 jam 32 menit lalu

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2009 tercatat sebesar 4,5%% (yoy). Sementara pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2009 tercatat 5,4%%. Jika dibandingkan dengan triwulan III-2009, maka pertumbuhan ekonomi RI turun sebanyak 2,4%%. "Ini berita gembira ini karena relatif tinggi," ujar Kepala BPS Rusman Heriawan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/2/2010). Menurutnya, salah satu faktor pendukung PD tersebut khususnya terkait adanya perbaikan ekonomi dunia. Ia mengatakan, pertumbuhan tertinggi berada di sektor pengangkutan dan komunikasi sebanyak 15,5%%. Sedangkan pertumbuhan terendah dipegang sektor perdagangan, hotel dan restoran yang hanya sebesar 1,1%%. Sementara itu, PDB tanpa migas di akhir tahun 2009 mencapai 4,9%%. Ia mengatakan, kisaran PDB RI atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5.613,4 triliun sedangkan atas dasar harga konstan mencapai Rp 2.177 triliun.

  • Pemda Diminta Adil Pungut Pajak BBM

    detikcom - 2 jam 1 menit lalu

  • Ciputra Usul BLK Dirombak Jadi Entrepreneurship Center

    Ciputra Usul BLK Dirombak Jadi Entrepreneurship Center

    detikcom - 2 jam 1 menit lalu

    Pengusaha kawakan Ciputra mengusulkan perlu adanya pusat pengembangan wirausaha (entrepreneurship center) di setiap tingkat balai lapangan kerja (BLK) yang dimiliki oleh pemerintah di seluruh Indonesia.

  • Meneropong Bisnis di Tahun Macan Logam

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Memasuki penanggalan tahun baru Imlek ke-2561 yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2010 nanti, bagi orang yang mempercayai Feng Shui tentunya akan bertanya-tanya apa yang terjadi pada tahun macan ini? khususnya dari sisi bisnis, investasi maupun karier dan lain-lain.

  • Kilang NGL Pertagas di Sumsel Mulai Dibangun Maret

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Kilang pengolahan gas alam cair (Natural Gas Liquification/NGL) milik PT Pertamina Gas (Pertagas) di Sumatera Selatan akan dibangun mulai Maret 2010.

  • Investasi Bukan Spekulasi

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Pembaca yang bijaksana, dalam artikel kali ini ingin saya sampaikan bahwa setelah kita melakukan evaluasi penghasilan langkah selanjutnya adalah melakukan perencanaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan finansial dikemudian hari.

  • Pemerintah Dinilai Gagal Makmurkan Rakyat

    Pemerintah Dinilai Gagal Makmurkan Rakyat

    Liputan 6 - Rabu, 10 Februari

    Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah ekonom dan akademisi yang selama ini berseberangan dengan pemerintah di antaranya Ichsanuddin Noorsy, Hendri Saparini, dan Kwik Kian Gie mendeklarasikan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia di Jakarta, Selasa (9/2). Pembentukan asosiasi ini untuk koordinasi kaum intelektual supaya kritis mengkoreksi kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan politik yang dinilai melanggar konstitusi.

  • Penutupan Selasa, Rupiah Kembali Menguat

    Penutupan Selasa, Rupiah Kembali Menguat

    Liputan 6 - Rabu, 10 Februari

    Liputan6.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (9/2), ditutup menguat. Rupiah naik 30 poin menjadi 9.395 rupiah per dolar AS.

  • Nikkei-225 Kembali ke 10.000, IHSG Siap Melaju Lagi

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil rebound di sesi-sesi akhir setelah sempat terkapar di awal-awal perdagangan. Rebound bursa-bursa regional membuat investor kembali bersemangat membawa saham-saham ke teritori positif.

  • Dow Jones Cepat Kembali ke 10.000

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Setelah kemarin sempat terpeleset di bawah level 10.000, indeks Dow Jones mampu cepat kembali ke atas level psikologis tersebut. Kabar seputar Yunani yang akan segera mendapatkan talangan untuk mengatasi utangnya membantu memperbaiki sentimen para investor.

  • Cerita-cerita Lucu di Balik Audit Century

    Cerita-cerita Lucu di Balik Audit Century

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan cerita-cerita lucu dan tidak masuk akal saat melakukan audit investigasi lanjutan Bank Century.

  • BPK: Jika Century Ditutup, Negara Langsung Rugi Rp 4,67 Triliun

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat dana nasabah Bank Century yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per 21 November 2008 berjumlah Rp 4,67 triliun. Jadi jika Bank Century ditutup dana yang harus dikeluarkan oleh pemerintah sebesar Rp 4,67 triliun.

  • Pengamat: Kasus Pajak Perusahaan Bakrie Harus Dibawa ke Pidana

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Langkah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak untuk membawa kasus tunggakan pajak 3 perusahaan Bakrie ke ranah pidana sudah benar. Sebab, pelanggaran pajak 3 perusahaan tersebut masuk domain pelanggaran pidana.

  • Ditjen Pajak Akan Percepat Penyidikan Pajak

    Tempo - Rabu, 10 Februari

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Muhammad Tjiptardjo menginginkan proses penyidikan untuk kasus pengemplangan pajak mesti dipercepat. "Memang tidak ada aturan berapa lama penyelidikan tersebut.