PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) dan Tangerang harus memadamkan listrik daerah DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari Sabtu (07/11/2009) terkait perawatan satu trafo di Gardu Induk (GI) Gandul.
Perawatan yang direncanakan akan berlangsung selama tiga hari tersebut membuat kapasitas gardu Gandul berkurang 400 MW sehingga menyebabkan pemadaman dibeberapa titik.
General Manager PT PLN Disjaya Purnomo Willy mengatakan, pemeliharaan GI Gandul memang membuat Disjaya harus memadamkan listrik untuk sementara.
"Hari ini di beberapa titik padam akibat pemeliharaan GI Gandul, namun dijadwalkan pemadaman hanya hingga pukul 12.00 wib," ujarnya ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Sabtu (07/11/2009).
Willy mengatakan, hal tersebut (pemeliharaan) memang secara rutin dilakukan oleh Disjaya selama 6 bulan sekali. Selain pemeliharaan GI Gandul, Willy juga mengatakan ada gangguan Gardu Induk Kembangan.
"Hari ini yang pemadaman dikarenakan juga oleh adanya gangguan di Gardu Induk Kembangan, hal tersebut terjadi pada pukul 05.00 pagi," ungkap Willy.
Namun, Willy menegaskan untuk besok atau hari Minggu (08/11/2009) tidak akan ada lagi pemadaman. "Insya Allah besok tidak ada pemadaman," katanya.
Berdasarkan info anda yang masuk ke redaksi detikcom, beberapa pembaca mengeluhkan pemadaman listrik hingga pukul 14.00 wib masih berlangsung. Seperti pembaca dengan nama Ari Sobari, ia memberi info bahwa daerah Cipondoh pemadaman berlangsung dari pukul 06.00 pagi. Pembaca lainnya memberikan info daerah Bekasi juga sebagian mengalami pemadaman.
Tidak hanya info anda dari redaksi detikcom, pantauan detikFinance di situs jejaring sosial Facebook banyak akun yang mengeluhkan soal pemadaman listrik oleh PLN.
Akun bernama Fitri Nur Arifenie dari Jakarta menuliskan, minta supaya PLN cepat menghidupkan listriknya karena sudah hampir 4 jam mati. Sama halnya dengan akun dengan nama Ayu Widya Prastuti yang mengeluhkan sudah 5 jam daerah Meruya (Jakarta Barat) mengalami pemadaman.
