Berita Maluku Papua

Kaki Gajah Terus Meluas di Maluku

Liputan 6 - Rabu, 25 November

Liputan6.com, Ambon: Penyakit kaki gajah atau filariasis yang sebelumnya hanya ditemukan di Ambon, kini dilaporkan juga melanda sejumlah kabupaten dan kota di Maluku. Di antaranya Kabupaten Seram bagian barat, Maluku Tengah, Buru, dan Kabupaten Maluku Tenggara. Kendati demikian, belum diketahui secara pasti jumlah penderitanya hingga Selasa (24/11) ini. Selengkapnya »

  •  Senjata Api Rakitan Ditemukan di Timika

    Senjata Api Rakitan Ditemukan di Timika

    Liputan 6 - Selasa, 24 November

    Liputan6.com, Timika: Sepucuk senjata api rakitan jenis revolver ditemukan polisi di areal kerja PT Freeport di mil 38 distrik Kuala Kencana, Timika, Papua, Senin silam. Sebelumnya, tiga anggota TNI Yonif 7-5-1 sempat melihat tiga orang mencurigakan yang melarikan diri ke sekitar mil 38 hingga mil 42.

  • Sejumlah Aksi Jelang Kedatangan SBY

    Sejumlah Aksi Jelang Kedatangan SBY

    Liputan 6 - Selasa, 24 November

    Liputan6.com, Ambon: Sejumlah mahasiswa turun ke jalan, Senin (23/11), jelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Ambon, Maluku. Menurut rencana Presiden SBY akan datang hari ini. Para mahasiswa menyuarakan berbagai persoalan.

  • Hutan Masih Terbakar, Warga Sirimau Cemas

    Liputan 6 - Selasa, 24 November

    Liputan6.com, Ambon: Kebakaran puluhan hektare hutan lindung di Air Besar, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, hingga Senin (23/11), masih berlanjut. Kendati demikian, pemerintah setempat belum bertindak untuk memadamkan api.

  • Puluhan Hektare Hutan Lindung di Ambon Terbakar

    Liputan 6 - Senin, 23 November

    Liputan6.com, Ambon: Puluhan hektare hutan lindung di Air Besar, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, hangus terbakar, Ahad (22/11). Sumber kebakaran diduga berasal dari pembakaran sisa potongan kayu di proyek pemakaman umum yang tak jauh dari kawasan hutan lindung.

  • Gempa Lima SR Guncang Maluku

    Liputan 6 - Senin, 23 November

    Liputan6.com, Ambon: Gempa tektonik berkekuatan lima skala Richter (SR) menguncang daerah Wahai, Pulau Seram, Maluku, Ahad (22/11) sekitar pukul 21.26 WIT. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat pusat gempa berada pada posisi 2.8 Lintang Selatan - 129.67 Bujur Timur. Gempa berjarak 21,1 kilometer timur Kota Wahai, 97.6 km barat laut Bula--ibu kota Kabupaten Seram Bagian Timur, atau 190 timur laut Kota Ambon, dengan kedalaman 10 km di bawah laut.

  • Halmahera Selatan Terancam Tidak Memiliki APBD 2010

    Liputan 6 - Minggu, 22 November

    Liputan6.com, Ternate: Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terancam tidak memiliki APBD tahun anggaran 2010, karena DPRD setempat yang akan membahasnya sampai sekarang belum dilantik. "Kami tidak bisa membahas APBD 2010 karena masa bakti kami sebagai anggota DPRD Halmahera Selatan periode 2004-2009 berakhir sejak 23 September 2009," kata anggota DPRD masa bakti 2004-2009, Gufran Mahmud di Ternate, Ahad (22/11), seperti dikutip ANTARA.

  • Mahasiswa Bentrok, Puluhan Kamar Kos Dibakar

    Liputan 6 - Minggu, 22 November

    Liputan6.com, Kupang: Dua kelompok mahasiswa di Kelurahan Oesapa, Nusa Tenggara Timur, Ahad (22/11) dini hari terlibat bentrokan. Keributan meluas dengan aksi pembakaran rumah kos. Sebanyak 65 kamar kos mahasiswa dan sebuah rumah penduduk habis terbakar. Saat kebakaran sebagian penghuni kos tengah menghadiri pesta wisuda sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik mereka.

  • PKL Korban Penertiban Nekat Berjualan Lagi

    Liputan 6 - Minggu, 22 November

    Liputan6.com, Ambon: Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Mardika, Ambon, Maluku, Ahad (22/11), nekat tetap berjualan di lokasi semula. Mereka terpaksa berdagang dengan beralas terpal di lokasi yang becek dan kotor karena sudah tidak memiliki lahan usaha. Kamis lalu, tempat dagang mereka ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ambon. Penertiban sempat diwarnai kericuhan [baca: Kericuhan Mewarnai Penertiban PKL di Ambon].

  • Jelang Kedatangan SBY ke Ambon, Aparat Siaga

    Liputan 6 - Minggu, 22 November

    Liputan6.com, Ambon: Tidak mau kecolongan seperti saat peringatan Hari Keluarga Nasional 2007, menjelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 25 November mendatang, pengamanan Kota Ambon, Maluku, diperketat. Presiden datang untuk meresmikan gong perdamaian dunia yang juga dihadiri seratus duta besar negara sahabat.

  • Ribuan Anggota TNI Perketat Keamanan di Ambon

    Liputan 6 - Sabtu, 21 November

    Liputan6.com, Ambon: Jelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 24 November nanti, aparat keamanan di Ambon terlihat berjaga-jaga di sejumlah lokasi di pusat Kota Ambon, Maluku. Presiden Yudhoyono akan meresmikan Monumen Gong Perdamaian Dunia di sana keesokan harinya. Kurang lebih 7.000 personel TNI dan Polri di Maluku bersenjata lengkap dikerahkan.

  • Seratus Lebih Warga Papua Kembali ke Indonesia

    Seratus Lebih Warga Papua Kembali ke Indonesia

    Liputan 6 - Jumat, 20 November

    Liputan6.com, Jayapura: Sebanyak 140 warga Papua yang selama ini eksodus dan tinggal di negara tetangga Papua New Guinea akhirnya kembali ke tanah kelahirnya. Mereka mengaku senang dapat direpatriasi kembali ke tanah kelahirannya dan berjanji akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Mahasiswa Ambon Tolak Rencana Kedatangan Presiden

    Liputan 6 - Jumat, 20 November

    Liputan6.com, Ambon: Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat Maluku (Ampera) menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Maluku, Kamis (19/11). Aksi ini berlangsung untuk menolak rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Ambon pada 25 November mendatang untuk meresmikan Tugu Perdamaian Dunia.

  • Demonstrasi Protes Pemadaman Listrik Ricuh

    Demonstrasi Protes Pemadaman Listrik Ricuh

    Liputan 6 - Jumat, 20 November

    Liputan6.com, Ambon: Pemadaman listrik yang dilakukan PLN membuat masyarakat marah. Di Ambon, Maluku, unjuk rasa mahasiswa memprotes kinerja PLN berakhir ricuh, Kamis (19/11). Kericuhan terjadi saat mahasiswa memaksa memasuki Kantor PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara di Jalan Diponegoro.

  • Pengungsi Palsu dan Makelar Pengungsi Ditangkap

    Pengungsi Palsu dan Makelar Pengungsi Ditangkap

    Liputan 6 - Kamis, 19 November

    Liputan6.com, Ambon: Pembagian bahan bangunan rumah kepada pengungsi Desa Batu Merah--korban konflik pada 1999--di Kota Ambon, Maluku, belum lama berselang, diwarnai kericuhan. Seorang pengungsi palsu, Siti Rumakey dan seorang makelar pengungsi, La Ode ditangkap Kepolisian Sektor Sirimau saat mengambil bahan bangunan rumah yang bukan milik mereka.

  • Puluhan Imigran Srilanka Tinggal di Rudenim

    Puluhan Imigran Srilanka Tinggal di Rudenim

    Liputan 6 - Kamis, 19 November

    Liputan6.com, Tanjung Pinang: Sebanyak 56 imigran Srilanka yang berniat mencari suaka ke Australia akhirnya bersedia ditampung sementara di Indonesia. Para pencari suaka menempati Rumah Detensi Imigran (Rudenim) di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Rabu (18/11). Mereka berubah pikiran menyusul 22 rekan mereka sebelumnya menempuh hal serupa.

  • Gara-Gara Lampu Teplok, Rumah Terbakar

    Liputan 6 - Rabu, 18 November

    Liputan6.com, Seram Barat: Pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas warga. Rumah seorang warga di Kabupaten Seram Barat, Maluku, Rabu (18/11), terbakar setelah lampu teplok di dalam rumahnya terjatuh. Akibatnya, penghuni rumah bernama Tija Payapo mengalami luka bakar parah hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Piru, Seram Barat.

  • Pintu Sekolah Disegel, Siswa Belajar di Emperan

    Liputan 6 - Selasa, 17 November

    Liputan6.

  • Puluhan Pendemo Membawa Bendera Bintang Kejora

    Liputan 6 - Senin, 16 November

    Liputan6.com, Jayapura: Sekitar sepuluh pendemo yang dipimpin Sem Yaru, Senin (16/11) sekitar pukul 11.30 WIT, berunjuk rasa ke Majelis Rakyat Papua (MRP) sambil membawa bendera Papua Merdeka "Bintang Kejora" (BK). Bendera BK berukuran sekitar 50 x 80 sentimter, seperti dilaporkan ANTARA, tampak dipegang erat oleh Sem Yaru. Salah satu spanduk yang dibawa para pendemo bertuliskan "Minta Otsus Diberikan Secara Utuh Bila Tidak Merdeka".

  • Gara-gara Futsal, Mahasiswa IAIN Ambon Bentrok

    Gara-gara Futsal, Mahasiswa IAIN Ambon Bentrok

    Liputan 6 - Sabtu, 14 November

    Liputan6.com, Ambon: Dua kelompok mahasiswa Institut Agama Islam Indonesia (IAIN) Ambon, Maluku, Jumat (13/11) siang, bentrok. Kedua kelompok saling serang dengan menggunakan balok dan batu. Bahkan, bentrokan meluas hingga ke permukiman warga di sekitar kampus.