Momentum Perbaiki Institusi Penegak Hukum

Momentum Perbaiki Institusi Penegak Hukum

 

SALATIGA, KOMPAS.com -  Elemen masyarakat yang mengatasnamakan Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi atau Cicak Salatiga, Jawa Tengah, berunjuk rasa, Kamis (5/11). Mereka mendesak rekaman yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi dijadikan momentum pembersihan dan reformasi sistemik di tubuh institusi penegak hukum, yakni Kepolisian, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung.

Massa mulai bergerak dari depan kampus Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga menuju Bundaran Tamansari, berjarak sekitar 1 kilometer. Sambil berorasi, mereka membawa spanduk bertuliskan penolakan upaya kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka juga mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi pemberantasan korupsi saat ini.

Bukti rekaman dalam sidang Mahkamah Konstitusi menjadi bukti awal yang cukup untuk mengusut keterlibatan berbagai pihak dalam kriminalisasi dan pelemahan kinerja KPK, kata Roberto OC Seba, koordinator lapangan unjuk rasa.

Pengunjuk rasa juga mendesak pencanangan program reformasi aparat penegak hukum di Indonesia guna menghilangkan koruptor atau pejabat yang mengabdi kepada mafia peradilan atau pengusaha hitam. Sementara kepada KPK mereka meminta lembaga itu mereorientasi pemberantasan korupsi di Polri, kejaksaan, dan MA agar bisa mengungkap mafia peradilan atau makelar kasus.

Kami meminta kepala negara mengganti Kepala Polri dan Jaksa Agung, sebagai pimpinan tertinggi kedua institusi itu. Mereka telah lalai dalam mengawasi bawahan mereka, kata Roberto. (GAL)     

 

 

 

 

Artikel Terkait