Liputan6.com, Jayapura: Keempat jenazah korban jatuhnya pesawat Sky Truck milik Polri yang berhasil dievakuasi tim penyelamat (SAR) sulit dikenali. Pasalnya, para korban yaitu pilot Ajun Komisaris Polisi Yunus, kopilot Inspektur Polisi Dua Benedektus, teknisi Brigadir Polisi Satu Kuswanto dan Briptu Kuswanto dalam kondisi hangus dan hancur [baca: Tiga Jenazah Pesawat Polri Dievakuasi].
Hingga Jumat (6/11) malam, keempat jenazah masih diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Markas Besar Polri guna mencocokkan potongan tubuh korban. Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigadir Jenderal Bekto Soeprapto mengatakan, penyebab kecelakaan diduga akibat kesalahan manusia atau kelebihan muatan.
Rencananya, keempat jenazah akan langsung diterbangkan ke Jakarta begitu proses identifikasi selesai dilakukan. Sebelumnya pesawat jenis Cassa M-28 Sky Truck dengan nomor lambung P4202 milik Polri ini hilang kontak Senin siang saat menempuh perjalanan dari Bandar Udara Sentani, Jayapura menuju Bandara Mulia, Puncak Jaya.
Pesawat buatan Polandia tersebut membawa delapan drum bahan bakar untuk keperluan logistik Polri di Puncak Jaya. Selain untuk logistik, pesawat itu dipakai buat mobilitas pimpinan Polda Papua.
Peristiwa jatuhnya pesawat di pegunungan Papua kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data tim SAR Papua, terdapat lebih dari sepuluh kecelakaan pesawat pada 2009. Lima di antaranya pesawat tersebut hancur dan menewaskan 34 orang. Simak selengkapnya di video.(WIL/ANS)
