Liputan6.com, Medan: Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menyesalkan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang seakan membiarkan konflik yang berkembang antara Komisi Pemberantasan Korupsi, Polri dan Kejaksaan Agung. Apalagi, saat ini di tengah masyarakat sudah terjadi pro dan kontra mengenai kisruh antarlembaga tersebut. Din khawatir, bila hal itu terus dibiarkan, maka luka nasional bangsa ini akan terjadi lagi.
Pernyataan Din Syamsuddin diutarakan saat berkunjung ke Medan, Sumatra Utara, Sabtu (14/11). Din Syamsuddin juga sangat menyesalkan sikap aparat penegak hukum yang terang-terangan telah melakukan kriminalisasi terhadap KPK. Dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah, reformasi di bidang penegakan hukum harus segera dilakukan jangan hanya janji, tapi juga bukti nyata.(JUM/ANS)