Berita Business

Silang Sengkarut Penyelamatan Bank Century

Silang Sengkarut Penyelamatan Bank Century
Liputan 6 - Rabu, 25 November

Liputan6.com, Jakarta: Ketika semua berkomentar miring soal kasus Bank Century, dalam pandangan pengamat danareksa Yudi Purbaya kasus Bank Century diakui memang kompleks. Menurut dia saat ditemui di Jakarta, Selasa (24/11), justru jika tidak diselamatkan akan sangat berpengaruh pada sistem perbankan pada umumnya saat itu. Selengkapnya »

  • Menkeu, BI, dan LPS Ramai-ramai Bantah Audit BPK

    detikcom - Rabu, 25 November

    Hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal kasus Bank Century sudah selesai dan diserahkan kepada DPR serta Presiden. Dalam laporan hasil audit tersebut banyak terdapat dugaan rekayasa dan pelanggaran dalam pengambilan keputusan bailout Bank Century oleh Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) yang di dalamnya terdapat Menteri Keuangan, Bank Indonesia (BI) kemudian Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pihak yang mengambil alih Bank Century. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang juga merupakan Ketua KSSK bersikukuh penetapan Bank Century sebagai bank gagal sehingga harus diselamatkan oleh LPS sudah memenuhi berbagai kriteria yang terukur. Sri Mulyani menjelaskan, audit terhadap akuntabilitas suatu kebijakan atau tindakan adalah memeriksa apakah tindakan yang diambil pemerintah mematuhi syarat-syarat: Apakah azas kesesuaian peraturan perundangan dipenuhi. Apakah azas kewenangan yang sah ada bagi pada pejabat dalam menentukan kebijakan dan keputusan Apakah keputusan memiliki azas tujuan yang bermanfaat dan bertanggung jawab. Menurut Sri Mulyani saat penetapan Bank Century sebagai bank gagal pada 20-21 November 2008, KSSK telah memenuhi dan mematuhi ketiga persyaratan tersebut. Sri Mulyani menegaskan, informasi yang dipakai KSSK cukup lengkap dan telah memadai sebagai dasar penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

  • Menkeu: Penyelamatan Bank Century Prosedural

    Liputan 6 - Rabu, 25 November

    Liputan6.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menegaskan bahwa kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan Bank Century dengan mengucurkan dana talangan Rp 6,7 triliun sudah sesuai prosedur dan hukum yang berlaku. "Data yang disampaikan Bank Indonesia telah memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai dasar KSSK menetapkan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik," kata Menkeu, dalam jumpa pers di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (24/11) [baca: Sri Mulyani Dukung Hak Angket Kasus Century].

  • PLN Tambah Alat Deteksi Canggih Untuk Pelanggan Industri dan Bisnis

    PLN Tambah Alat Deteksi Canggih Untuk Pelanggan Industri dan Bisnis

    detikcom - Rabu, 25 November

    PT PLN (persero) khususnya wilayah Jakarta dan Tangerang akan melakukan penambahan alat pendeteksi pengukur penjualan tenaga listrik dengan memakai Automatic Meter Reading /AMR. Diharapkan dengan penambahan alat AMR ini tingkat losses (kerugian) listrik di DKI Jakarta sekitarnya bisa dikurangi termasuk akibat tangan-tangan jahil.

  • Sri Mulyani: Tak Ada Hal yang Misterius dari Penyelamatan Century

    detikcom - Rabu, 25 November

    Keputusan Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) mengenai penetapan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik sehingga harus diselamatkan bukan merupakan hal yang misterius. Semua keputusannya telah memiliki dasar yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

  • SBY Tak Dilibatkan Dalam Penyelamatan Century

    SBY Tak Dilibatkan Dalam Penyelamatan Century

    detikcom - Rabu, 25 November

    Keputusan penyelamatan Bank Century (sekarang Bank Mutiara) yang diambil Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) tidak melibatkan Presiden dan tidak memerlukan persetujuan Presiden.
     
    Hal ini disampaikan oleh Mantan Sekretaris KSSK Raden Pardede ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
     
    "Berdasarkan Perppu JPSK (Jaring Pengaman Sektor Keuangan), dalam rangka bailout itu, secara peraturan memang tidak diharuskan meminta persetujuan Presiden dan pada saat itu memang tidak dimintakan karena dalam ruang lingkup KSSK," tutur Raden.
     
    Raden mengatakan, KSSK juga tidak pernah menghubungi Presiden yang saat itu sedang berada di luar negeri, dalam mengambil keputusan bailout Bank Century.
     
    "Tidak ada teleconference dengan Presiden, yang ada teleconference dengan Ibu Sri Mulyani karena beliau di Washington dalam rangka pertemuan G20 saat itu," jelasnya.
     
    Jadi, pengambilan keputusan bailout Century pada 21 November 2008 tidak melibatkan Presiden sama sekali karena sudah diatur dalam Perppu JPSK.
     
    "Presiden tidak kita libatkan dalam persetujuan tanggal 21 November 2008 karena itu wewenang KSSK. Jadi kita sama sekali tidak melibatkan," tegasnya.

  • Jepang Incar Proyek Pembangkit Listrik 'Energi Bersih' RI

    detikcom - Rabu, 25 November

    Jepang mengincar beberapa pembangkit dalam proyek percepatan 10.000 Megawatt tahap II. Proyek-proyek listrik yang diincar umumnya yang berbasis energi bersih.

  • Mantan Menperindag: Free Trade Bagus, Tapi Jangan dengan China

    Mantan Menperindag: Free Trade Bagus, Tapi Jangan dengan China

    detikcom - Rabu, 25 November

    Mantan Koordinator Menteri Perindustrian dan Perdagangan  (Menperindag) periode 1993-1995 Hartarto Sastrosoenarto mengakui keunggulan kompetitif negeri tirai bambu China dalam bidang industri dan perdagangan.

  • Bank Century Diselamatkan Karena RI Pernah Alami Krisis Moneter

    detikcom - Rabu, 25 November

    Menanggapi hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait bailout Bank Century, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan tanggapan sementara pemerintah.
     
    Menurut Sri Mulyani penyelamatan Bank Century didasarkan oleh perkiraan dampak sistemik jika bank ini ditutup.
     
    "Kalau lihat kondisi saat itu pada November 2008, dimana terjadi krisis keuangan global, maka penutupan Bank Century sesuai dengan akal sehat bisa menimbulkan efek berantai. Akan terjadi rush atau antrian bukan hanya pada Bank Century, tapi juga bank-bank lain, ada 23 peer bank dan sejumlah BPR yang punya masalah sama dengan Bank Century," tutur Sri Mulyani dalam jumpa pers di kantornya, Jalan wahidin Raya, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
     
    Penutupan Bank Century pada saat krisis tersebut, dikatakan Sri Mulyani akan menimbulkan dampak menjalar kepada bank-bank lain dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan.

  • Kaltim Bangun Free Way Rp 8,2 Triliun

    Kaltim Bangun Free Way Rp 8,2 Triliun

    detikcom - Selasa, 24 November

    Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai membangun jalan bebas hambatan (free way) yang menghubungkan 3 kota di Kaltim yaitu Balikpapan-Samarinda-Bontang dengan alokasi anggaran total Rp 8,2 triliun.

  • Aliran Dana Bailout 7 Lapis Harus Segera Diungkap

    detikcom - Selasa, 24 November

    Hasil audit investigasi BPK atas aliran dana bailout Bank Century tidak secara gamblang mengungkapkan aliran dana Rp 6,7 triliun. Kasus Bank Century ini baru akan tuntas juka saja aliran dana hingga 7 lapis terungkap.

  • Boediono Belum Bisa Tanggapi Hasil Audit BPK Soal Century

    detikcom - Selasa, 24 November

    Hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kasus bailout Century sudah selesai, banyak dugaan rekayasa atau ketidakwajaran terdapat dalam laporan tersebut yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan pemerintah.

  • Kasus Century Bukan Karena Krisis, Tapi Murni Kriminal

    detikcom - Selasa, 24 November

    Jatuhnya Bank Century (sekarang Bank Mutiara) sehingga harus diselamatkan oleh pemerintah tidak berkaitan dengan krisis global pada tahun 2008, tetapi lebih merupakan kasus kriminal perampokan perbankan.

  • Rupiah Menguat Tipis di Sesi Penutupan

    Rupiah Menguat Tipis di Sesi Penutupan

    Liputan 6 - Selasa, 24 November

    Liputan6.com, Jakarta: Nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sempat tertekan pada perdagangan Ahad lalu, akhirnya kembali menunjukkan perbaikan. Rupiah ditutup menguat tipis ke level Rp 9467 per dolar AS dari sebelumnya Rp 9.500 per dolar AS. Melemahnya dolar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya membuat rupiah dan mata uang regional menguat sementara.

  • Harga Emas Naik, Investor Untung

    Harga Emas Naik, Investor Untung

    Liputan 6 - Selasa, 24 November

    Liputan6.com, Jakarta: Kabar gembira bagi Anda yang gemar investasi emas. Saat ini mungkin saat yang tepat untuk menjual koleksi logam mulia ini. Sebaliknya kabar yang kurang menggembirakan jika Anda ingin membeli emas karena saat ini harga emas dunia sedang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

  • Rupiah Hadapi Tekanan Lagi

    detikcom - Selasa, 24 November

    Nilai tukar rupiah yang kemarin sempat dibuka menguat akhirnya kembali melemah. Rupiah kembali menghadapi tekanan sehingga menembus lagi level 9.500 per dolar AS.

  • LPS Harus Tutup Kecurangan Pemilik Century Hingga Rp 6,322 Triliun

    LPS Harus Tutup Kecurangan Pemilik Century Hingga Rp 6,322 Triliun

    detikcom - Selasa, 24 November

    Berbagai praktek-praktek perbankan tidak sehat dilakukan oleh pemegang saham, pengurus dan pihak terkait Bank Century sebelum diambil alih Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Praktek-praktek kecurangan itu telah merugikan bank yang kini berganti nama menjadi Bank Mutiara itu hingga mencapai Rp 6,322,57 triliun.

  • Karyawan TPI unjuk rasa menolak TPI dipailitkan

    Markus Kasus Pailit TPI Terungkap

    VIVAnews - Selasa, 24 November

    Sejak awal aroma adanya peran Markus yang menunggangi kasus pemailitan TPI sudah dirasa.

  • SBY: Bailout Century Rp 6,7 Triliun Harus Dikembalikan ke Negara

    SBY: Bailout Century Rp 6,7 Triliun Harus Dikembalikan ke Negara

    detikcom - Selasa, 24 November

    Presiden SBY menyatakan suntikan dana bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun harus dapat dikembalikan kepada negara, karena itu dirinya memerintahkan Jaksa Agung dan Kapolri untuk mempercepat proses hukum terhadap pengelola Bank Century.