Berita Teknologi

Mencoba Konsep Belanja Lewat Mal Online

detikcom - Rabu, 10 Februari

Berjualan dan berbelanja online kini mulai jadi gaya hidup masyarakat Indonesia, terlepas dari berbagai kekurangan yang masih menghantui dunia transaksi elektronik di negeri ini.  Keunggulan yang ditawarkan dunia online menjadikan jual-beli lewat internet tidak pernah sepi, bahkan terus tumbuh. Semakin kecilnya biaya yang dibutuhkan untuk berjualan dan berbelanja, serta kemudahan mendapatkan tempat-tempat belanja seperti blog, forum, direktori bisnis hingga situs pertemanan yang disulap menjadi tempat dagang, turut menjadi salah satu faktor pendorong tumbuhnya dunia jual-beli online di Indonesia. Berbagai konsep dagang pun coba ditawarkan oleh para pelaku jual-beli online di Indonesia, baik dalam bentuk individu maupun perusahaan yang mendedikasikan diri mereka dalam jual-beli di dunia maya ini. Ada yang menawarkan konsep yang diadopsi dari luar negeri, seperti lelang misalnya, hingga membuat sendiri konsep yang dianggap sesuai dengan dunia kondisi jual-beli online di Indonesia. Salah satu konsep jual-beli online yang bisa dibilang cukup menarik adalah konsep mal dalam bentuk online. Konsep ini termasuk asing untuk pelaku jual-beli online Indonesia yang umumnya menggunakan blog, forum atau situs pertemanan sebagai media jual-beli. Konsep ini pun coba dikembangkan oleh PT Corona Global Lestari melalui situs www.inabay.com. Mal online bernama Inabay ini sejatinya telah hadir di tengah kepada warga dunia maya sejak akhir 2007 lalu. Dalam perjalanannya, Inabay telah pasang surut mengumpulkan kurang lebih 1.000 tenant dalam waktu tak terlalu lama sejak didirikan. Angka 1.000 ini terhitung besar mengingat tidak adanya promosi berarti yang dilakukan oleh pihak pengelola. Namun itu wajar saja karena para tenant ini tak dipungut biaya. Hari, salah satu pendiri Inabay ini menjelaskan, perbedaan antara mal online yang ditawarkan pihaknya dengan media jual-beli lainnya tak lain terlihat dari penggunaan 'lantai' dan 'toko' dalam mengelompokan barang-barang yang dijual. "Untuk mencari sebuah barang di Inabay, pengunjung harus terlebih dahulu masuk ke dalam 'toko' yang tersedia," jelasnya pada detikINET melalui perbincangan pesan instan, Rabu (10/2/2010). Jika pembeli tidak tahu 'toko' mana yang harus ia kunjungi, maka ia hanya perlu mencari 'lantai' yang sesuai. Misalnya seorang pengunjung ingin mencari alat tulis dan kantor (ATK) dan tidak tahu toko mana yang menjual barang tersebut, maka yang perlu ia lakukan adalah melihat direktori 'lantai'. Tak ubah seperti kita mencari barang di mal konvensional. Dengan masuk ke bagian tersebut, ia akan disuguhkan puluhan toko yang menjual buku atau ATKyang dapat ia pilih. Kemudahan, kerapihan, serta keunikan yang dimiliki konsep ini memberikan pengalaman yang berbeda saat kita 'jalan-jalan' di dalamnya. "Masih banyak hal-hal unik lainnya yang dapat ditemui di mal online kami ini," kata Hari yang ingin mal miliknya bisa ramai pengunjung dan dipenuhi banyak tenant layaknya mal konvensional. Untuk penjual, anggota yang membuka toko online di Inabay diperbolehkan untuk menentukan sendiri nama bagi tokonya, dapat memasang papan nama, dapat menentukan sendiri kategori untuk barang-barangnya, serta memiliki buku tamu di dalam tokonya. Sedangkan bagi para pembeli, keunikan terlihat saat kita hendak berbelanja. Seorang pembeli tidak perlu menjadi anggota terlebih dahulu untuk memesan barang dan pesanan langsung diarahkan ke penjual. "Pesanan dapat dilakukan dengan menghubungi langsung penjual dengan email, menggunakan kereta belanja, atau melalui buku tamu yang terpasang di masing-masing toko," jelas pria satu ini. Hari sendiri mencatat ada ratusan transaksi per hari dengan nilai belanja kurang lebih Rp 20 juta per bulannya. Jumlah yang terbilang sedikit untuk total transaksi jual-beli di sebuah mal. Namun ia percaya, suatu saat mal online akan berjaya di Indonesia. "Sejak meluncurkan Inabay akhir 2007 lalu, kami percaya dalam waktu lima tahun ke depan konsep mal online sudah akan digemari banyak orang di Indonesia," tandasnya. Selengkapnya »

  • Modus Kejahatan Lewat Media Jejaring Sosial

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Potensi kejahatan internet makin meningkat dengan makin banyaknya pengakses internet, terutama dengan pemanfaatan telepon cerdas yang kian hari harga dan tarifnya kian terjangkau. Dan basis "cybercrime" ke depan pun akan beralih ke jejaring sosial dengan makin banyaknya pengguna jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan sebagainya. Dalam catatan, disebut-sebut Indonesia berada di posisi empat dunia dengan 14,6 juta pengguna, sementara untuk pengguna Twitter berjumlah 5,6 juta dan berada pada posisi keenam di dunia. Dari kasus terakhir, Febriari alias Ari diduga melakukan penculikan terhadap gadis di bawah umur Marieta Nova Triani dengan menggunakan media jejaring sosial Facebook. Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Facebook juga digunakan sebagai wahana untuk melakukan transaksi seks.
    Modus kejahatan tersebut menambah deret modus-modus kejahatan internet melalui jejaring sosial yang terjadi di tanah air. Adapun modus-modus kejahatan berbasis jejaring sosial yang hadir lebih dulu antara lain pencemaran nama baik/penghinaan, penipuan, iklan judi online maupun pornografi dan pornoaksi online.

  • Megan Fox Lepas Busana demi Motorola

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Motorola menunjukkan keseriusannya dalam menggeluti pasar ponsel cerdas. Vendor ponsel yang sempat terpuruk ini mulai berani jor-joran berpromosi lagi dengan menggandeng aktris jelita Hollywood, Megan Fox.

  • Siapkan Tayangan "Update Status", Gmail Tantang Facebook

    Siapkan Tayangan "Update Status", Gmail Tantang Facebook

    Kompas - Rabu, 10 Februari

    JAKARTA, KOMPAS.com — Google berniat menantang Facebook dengan cara meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna Gmail dengan mudah melihat dan mengatur rincian update status.

  • Bapak Linux Kepincut Nexus One

    Bapak Linux Kepincut Nexus One

    Kompas - Rabu, 10 Februari

    SANTA CLARA, KOMPAS.com - Tak hanya pendiri Apple, Steve Wozniak, yang menggandrungi Nexus One. Bapak Linux, Linus Torvalds, pencipta platform berbasis open source itu juga kepincut ponsel buatan Google itu.

  • Apple Store Tiba-tiba Tutup, Rumor Apa Lagi?

    Kompas - Rabu, 10 Februari

    JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna internet yang biasa membeli produk-produk buatan Apple secara online pasti kaget. Saat berkunjung ke Apple Store, Selasa (9/2/2010) hari ini, tiba-tiba situs tersebut tak bisa diakses seperti biasa.

  • Pembajak Mario Bros Didenda Rp 12 Miliar

    Pembajak Mario Bros Didenda Rp 12 Miliar

    Kompas - Rabu, 10 Februari

    SYDNEY, KOMPAS.com - Gara-gara membajak game "Mario Bros", seorang pria Australia diharuskan membayar denda ke Nintendo sebesar 1,3 juta dollar AS atau tak kurang dari Rp 12 miliar. Pria bernama James Burt (24) itu dianggap fatal kesalahannya karena tidak hanya membajak, namun menunggahnya ke internet agar bebas diunduh pengguna internet lainnya.

  • Google Kembangkan Penerjemah Suara Otomatis

    Google Kembangkan Penerjemah Suara Otomatis

    Kompas - Rabu, 10 Februari

    MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Alangkah asyiknya kalau semua orang bisa saling menelepon siapa saja tanpa halangan bahasa. Mimpi inilah yang coba diwujudkan Google dengan mengembangkan translator suara otomatis yang akan menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lainnya.

  • Pembajak Mario Bros Divonis Rp 14 Miliar

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Seorang warga Brisbane, Australia, harus menerima hukuman denda sebanyak US$ 1,6 juta atau sedikitnya Rp 14 miliar gara-gara terbukti membajak game terbaru Super Mario Bros untuk konsol Wii dan mengunggahnya di Internet.

  • Ponsel Multimedia 626Pro Sasar Segmen Hiburan

    Ponsel Multimedia 626Pro Sasar Segmen Hiburan

    detikcom - Rabu, 10 Februari

    Vendor ponsel eTouch Mobile merilis perangkat Qwerty multimedia terbarunya dengan nama eTouch 626Pro. Ponsel dual mode GSM+GSM ini hadir untuk menyasar segmen pelanggan yang suka dengan fitur hiburan.

  • Alienware M11x, 'netbook' gaming dari Dell

    Dell Siap Garap Pasar Gaming

    VIVAnews - Rabu, 10 Februari

    Tidak seperti vendor lain, Dell akan meluncurkan sejumlah produk untuk segmen gaming.

  • Fujitsu fi-6800

    Mesin Pindai A3 hingga 130 PPM

    VIVAnews - Rabu, 10 Februari

    Scanner ditujukan ke sektor kesehatan, finansial, pemerintahan, legal dan pasar vertikal.

  • Soal Broadband Internet, Eropa Ketinggalan

    Soal Broadband Internet, Eropa Ketinggalan

    VIVAnews - Rabu, 10 Februari

    Wilayah Asia Pasifik punya penetrasi broadband tertinggi di dunia, disusul Amerika Utara.

  • Markas Facebook di California

    Bergaul Aman di Internet Bagi Remaja

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Kasus yang menimpa remaja belia, MNT, merupakan warning bagi orangtua.

  • Telco, Kontributor Revenue Terbesar Hitachi

    Telco, Kontributor Revenue Terbesar Hitachi

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Hingga kuartal ketiga 2009, 30 persen revenue Hitachi berasal dari sektor telekomunikasi.

  • Investasi Virtualisasi Data Center Membesar

    Investasi Virtualisasi Data Center Membesar

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Tahun 2010 ini, perusahaan akan mulai mempertimbangkan solusi virtualisasi data center.

  • Steve Jobs dan Apple iPad

    ‘iPad’ Ancam Pengguna Komputer

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Sesaat setelah peluncuran, pencarian istilah terkait jadi target dari ancaman kejahatan.

  • 2010, Hitachi Sasar Segmen Pemerintahan

    2010, Hitachi Sasar Segmen Pemerintahan

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Di tahun 2010, HDS optimis mampu mencatat pertumbuhan revenue double digit.

  • Telkom Alami Pertumbuhan Laba Bersih

    Telkom Alami Pertumbuhan Laba Bersih

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Sebelumnya, disebutkan bahwa tahun 2009 lalu Telkom mengalami penurunan laba bersih.

  • Atthur Sahadewa Widjaja

    Hacker Muda yang Sukses Berbisnis

    VIVAnews - Selasa, 9 Februari

    Dengan modal awal Rp 8 juta pada 2007, bisnisnya melejit. Total asetnya kini Rp 400 juta.