VIVAnews - Telkom baru saja mengumumkan berdirinya Mojopia. Bersama mitranya, Metra-Net, Mojopia nantinya akan fokus ke pengembangan portal e-commerce.
Nantinya, portal tersebut akan tetap menggunakan domain lama portal milik Telkom yakni Plasa.com. Akan tetapi portal tersebut akan mengalami perombakan total.
“Awalnya, Plasa.com merupakan website community. Tetapi ke depannya Mojopia akan mentransformasikannya ke arah e-commerce,” kata Shinta Dhanuwardoyo, Chief Executive Officer Metra-Net, pada pengumuman portal baru Telkom di Jakarta, 5 November 2009. “Kita akan lakukan rebranding, revamping terhadap Plasa.com,” ucap Shinta.
Pada Plasa.com versi baru nantinya, selain menjadi aggregator konten, di portal tersebut penyedia juga bisa melakukan transaksi bisnis. “Plasa.com nantinya juga akan menjadi content aggregator, sehingga content provider juga bisa berjualan di situ,” kata Andi S Boediman, Chief Innovation Officer Metra-Net.
Andi menyebutkan, untuk para content provider, pihaknya akan mengadakan workshop. “Kami akan memberi penyuluhan tentang bagaimana para content provider bisa memasarkan konten mereka dengan tepat dan manjur,” ucapnya.
Awalnya, ucap Andi, penyedia konten diperkenankan untuk menjajakan kontennya melalui fasilitas yang disediakan di Plasa.com secara gratis. Meski begitu, layanan cuma-cuma tersebut diberikan hingga penjualan mencapai nilai transaksi tertentu.
“Ada kemungkinan, nanti kalau nilai transaksi sudah mencapai 5 - 10 juta rupiah, kita akan kenakan biaya. Adapun pengenaan biayanya kurang dari 5 persen,” kata Andi. “Tetapi, semua masih dipelajari. Saat ini studinya sudah hampir final,” ucapnya.
